Rawan Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Ini 5 Tips Menghindarinya
Pencurian dengan modus memecahkan kaca untuk mengincar barang berharga di dalam mobil kerap kali terulang. Agar peristiwa serupa tidak terjadi pada Anda, ingat-ingat selalu tips mencegah modus kejahatan ini. Saat ini, cara pencuri yang paling umum adalah menggunakan serbuk keramik busi mobil. Memecahkan kaca dengan benda keras seperti linggis atau kampak semakin jarang dilakukan karena kerap mengeluarkan bunyi keras.
Lima tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari pencurian modus pecah kaca mobil:
1. Parkir di tempat aman
Saat parkir di tempat umum, sebaiknya mobil diparkirkan di tempat yang cukup ramai dan mudah dipantau oleh pemilik mobil. Jika parkir dalam waktu lama pastikan lingkungan kondusif baik dari sisi penerangan maupun keramaian. Paling aman parkir di lahan resmi dengan pengawasan, contohnya area parkir berbayar. Sebaiknya hindari parkir di tempat yang jauh dari keramaian atau sepi. Khusus di malam hari, hindari parkir di tempat gelap.
2. Jangan menutup kaca secara penuh saat parkir Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan pencurian yang tidak diinginkan. Misalnya, parkir di siang hari, kaca mobil harus dibuka paling tidak 1 sentimeter sebagai jalur sirkulasi udara. Dengan begitu, pelaku pencurian pecah kaca mobil diyakini akan kesulitan memecahkan kaca dengan pecahan busi.
3. Pasang alarm mobil Sangat penting untuk pasang alat pengaman seperti sensor tambahan, alarm ganda atau electrical cut-off. Hal ini perlu dilakukan untuk mobil yang belum disematkan fitur Immobilizer dalam mencegah mobil dibawa kabur juga oleh para pelaku kejahatan.
4. Pakai kaca film
Cara lain mencegah pencurian modus pecah kaca mobil adalah memasang kaca film. Seperti diketahui, salah satu bagian terlemah dari mobil merupakan kaca mobil karena bisa pecah. Untuk itu, disarankan bagi para pemilik mobil untuk memilih kaca film yang sulit terlihat dari luar, namun tidak mengganggu visibilitas.
5. Simpan barang di tempat aman
Untuk menjamin keamanan barang di dalam mobil, Anda bisa menyimpan barang berharga di tempat tertutup dalam mobil.
Manfaatkan kompartemen tertutup seperti glove box, laci, atau bagasi serta juga bisa manfaatkan "tray" penutup di bagasi bagi pemilik mobil Sport Utility Vehicle (SUV) atau hatchback. Jika tidak tersedia tempat atau kompartemen tertutup yang memadai, barang berharga bisa disimpan di kolong jok mobil atau ditutupi dengan benda gelap agar dari luar mobil terlihat samar.