Ini Loh Beda Stiker Kaca Dengan Kaca Film

Apa sih bedanya Kaca film sama Stiker Film? Kenapa sih kaca film harganya lebih mahal dari pada Stiker? Kenapa harus pakai kaca film? Pertanyaan seperti ini sering terlintas ketika kita ingin melapisi kaca rumah atau gedung kita sehingga menjadi lebih indah.

Stiker Film yang dipasang pada kaca rumah atau kantor, biasanya hanya bersifat dekoratif atau hanya untuk memperindah tampilan saja, tidak ada fungsi menolak panasnya. Lain halnya dengan kaca film. Kaca film jelas memberikan banyak keuntungan.

Kaca film seperti yang sudah banyak diketahui mempunyai fungsi utama sebagai penolak panas matahari (solar control film), Di Indonesia, kaca film lebih dikenal digunakan di bidang otomotif. Teknologi yang digunakan pada kaca film membuatnya dapat menolak panas dan memantulkan sinar ultraviolet sehingga suhu dalam ruangan atau kabin tetap sejuk.

Seperti juga pada bidang arsitektural atau bangunan, biasanya kaca film digunakan untuk menolak panas yang masuk ke dalam kantor atau hunian. Kaca film juga memiliki berbagai macam jenis, yang bisa dilihat dari segi kegelapan dan performa daya tolak panasnya.

Kaca film V-KOOL For Building mempunyai 4 tipe yang diproduksi khusus untuk aplikasi bidang bangunan yaitu Ique 73FG, Ique 53GII, VK VIP dan X05.

Semua varian tersebut memiliki kegelapan mulai dari 20% hingga 70%, serta mampu menolak sinar UV Hingga 99% dan sinar infra red hingga 98% dengan Total Solar Energy Rejection (TSER) rata-rata di 55% sampai 71%.

Dengan menggunakan kaca film di rumah, kantor dan mobil. selain untuk menolak panas, juga mempunyai manfaat jangka panjang yaitu menghindarkan kita dari bahaya sinar ultra violet yang merusak. Paparan sinar ultra violet dalam jangka panjang dapat menyebabkan rusaknya bahan-bahan furniture, warna menjadi pudar, bahkan kanker kulit dan katarak. Untuk hunian dan kantor, dengan berkurangnya paparan dari sinar UV, itu akan membuat furniture Anda jadi lebih awet.

Jadi, jika ditanya kenapa kaca film harganya lebih mahal dari pada stiker, sudah jelas ya. Karena dari teknologi pembuatan dan fungsinya pun sudah berbeda, jadi otomatis harga kaca film akan lebih mahal.